Seorang Anak dengan sepeda beroda birunya

 Pelanggan Setia

Jum’at, 14 Desember 2007, adalah hari Pertama Abi’s Kebab membuka Gerai di Indomaret Bambu Apus Jakarta Timur. Sudah tiga hari kami buka, kami tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk mengamati setiap pengunjung yang membeli Kebab di Gerai kami. Tiga hari buka sudah ada beberapa yang menjadi pelanggan tetap, karena dalam tiga hari ini selalu datang untuk membeli. Namun ada satu pelanggan yang berhasil menarik perhatian kami, hingga kami menyebutnya dengan “Anak dengan sepeda beroda biru” karena setiap kali dia datang selalu ditemani dengan sepeda dengan warna biru di rodanya. Hari pertama dia sudah menjadi pembeli pertama di Gerai kami, hari kedua dia sudah dapat mencuri perhatian kami karena dalam waktu setengah jam saja dia sudah kembali untuk ketiga kalinya. Uniknya tidak hanya sekedar membeli namun ternyata dia sudah menjadi “Salesman kecil” kami, karena di setiap kunjungannya, dia selalu mengajak serta orang yang berbeda, dari adik, kakak, teman dan orang tuanya. Untuk menjawab rasa keingintahuan kami akhirnya di hari ketiga, di kunjungannya ke Gerai kami untuk kedua kalinya di hari ini, akhirnya kami tidak sabar untuk bertanya kepadanya, tentang bagaimana produk Abi’s Kebab menurut penilaiannya, jawabannya sederhana, singkat dan padat, “Enak…!” itu yang terlontar dari bibirnya, sambil menikmati kebab digigitan yang pertama. Seorang Anak dengan sepeda beroda birunya itu ternyata bernama Irsya, kelas 6 SD, pada saat kami bertanya, dia datang bersama dengan ibunya. Kami sempat juga berbincang dengan ibunya, ternyata kenikmatan Produk Abi’s Kebab menurut seorang anak bernama Irsya sudah sampai ketelinga banyak orang (minimal orang yang dekat dengan Irsya), ibunya bercerita, kemarin kebetulan ada om dan saudara sepupu Irsya berkunjung, Irsya menceritakan dengan semangat tentang Abi’s Kebab kepada mereka, dan untuk menjawab rasa penasaran dari cerita Irsya tersebut, akhirnya Irsya mengajak om dan saudara-saudara sepupunya ke Gerai kami. Terjawab sudah keingintahuan kami, kami jadi faham kenapa dalam beberapa hari Irsya menjadi pelanggan yang paling “Fanatik” dan meraih rekor kunjungan yang paling sering di gerai kami. Yang belum kami fahami adalah seberapa nikmatkah rasa kebab yang kami sajikan, hingga Irsya dengan tanpa paksaan dan dengan tulus menjadi bagian kekuatan “Word of mouth” bagi Abi’s Kebab. Subhanallah, Alhamdulillah…  sebuah skenario yang dirangkai manis dan indah, Biidznillah, Allah SWT telah menjadikan Irsya bagian dari datangnya rezeki kepada kami. Do’akan kami sehingga Insya Alloh kami akan senantiasa dapat berusaha memberikan yang terbaik untuk Irsya dan semua pengunjung Gerai Abi’s Kebab.

Ungkapkan pendapat Anda